Entah dari mana harus dimulai, semua kehidupan begitu banyak sekali warna-warninya. Ya! warna-warni, banyak sekali.! mulai dari kebahagiaan, kesedihan, kekesalan, dan lainnya, yaaa walaupun akhirnya harus tetap menjalaninya & menerima dengan hati lapang, dan bersyukur.
Cerita tentang sebuah karakter manusia dan manusia. Setiap manusia itu diberikan oleh Allah SWT Kesempurnaan sebagai makhlukNya, kita harus bersyukur, punya bagian anggota tubuh yg lengkap, punya perasaan dan yg tepenting diberikan Otak untuk dapat berfikir waras. Alhamdulillah…
Beralih ke karakter, setiap manusia diberikan oleh Allah karakter yg digunakaan manusia itu utk sebuah pemahaman-pemahamannya. Kita masuk ke contoh kasus saja, dalam sebuah Organisasi baik di lingkungan masyarakat, kampus, ataupun negara pasti ada beberapa orang yg berada disitu dan mempunyai tujuan untuk memajukan apa yang sedang di bebankan kepada mereka, tepatnya tanggung jawab. Dengan maksud untuk mencapai tujuan itu dalam sebuah organisasi tentunya ada beberapa pendapat diantara anggota-anggita team organisasi tersebut dan menimbulkan perbedaan pemahaman yang dapat menunda kemajuan suatu organisasi tsb. Bagaimana menyelesaikannya? tentunya dari seseorang yang memimpin organisasi tersebut, bagaimana menyatukannya, mengkoordinasikannya dan apa yg akan dikerjakan selanjutnya dengan keputusan yang telah ditetapkan.
Namun dalam banyak contoh kasus di Indonesia, Semua berjalan HANCUR jauh dari itu. Banyak seorang pemimpin yang hanya memikirkan dirinya sendiri. Perbedaan bukan dijadikan rahmat Nya tetapi malah menjadi sebuah konflik yg tak terselesaikan Sepele namun ribet. Banyak pemimpin hanya menjadi seorang konseptor saja, namun tidak terjun utk bergerak. Idih males bgt deh, jijik deh.. tidak akan maju kalau begini..
Andaikan suatu organisasi ini seperti semut mugkin, yang selalu hidup dengan kekompakaan nya utnuk mencapai tujuan, jika kita amati semut dalam gerombolannya suka sekali berjalan dan bertemu dengan temannya, ngapain ya? pastinya bukan ngegosip ^.^V semut itu saling berkoordinasi untuk mencapai tujuannya itu, misalnya mengumpulkan makanan, membangun istana nya dll. Apa dalam gerombolan semut itu ada pemimpinnya? oh maaf, kurang tau juga saya.. Yang pasti semuanya semut itu bekerja, tidak ada yg hanya menjadi seorang konseptor.
Sekian saja dari saya. mungkin tulisan ini kurang jelas atau terdapat kesalahan, saya mohon maaf.
Salam, Agung Wiseso.
Salam Perubahan.