Kalender Masa Subur Wanita

Kalender Masa Subur wanita diperlukan guna mengetahui saat tepat untuk melakukan hubungan suami istri agar mendapatkan anak. Hal ini karena peluang terjadinya kehamilan di masa subur yang lebih tinggi. Secara teori maka peluang besar terjadinya kehamilan terjadi jika melakukan hubungan suami istri di hari H pada saat ovulasi atau 3 hari hingga 5 hari sebelumnya. Kalender masa subur ini sebenarnya mudah menghitungnya, namun masih banyak yang belum tahu. Guna membantu dan mempermudah maka telah ada juga aplikasi kalender masa subur yang bisa dipakai.

Ovulasi atau Masa Subur itu apa

Ovulasi atau masa subur ialah waktu sel telur wanita telah matang, yakni proses ketika dilepaskan dari ovarium lalu bergerak hingga sampai di tuba falopi kemudian telah siap untuk dibuahi, dan selanjutnya menuju sampai ke rahim. Sel telur matang itu hanya akan bisa hidup hingga sekitar maksimal selama 24 jam saja setelah dilepaskan. Seandainya sel telur matang tersebut dibuahi oleh sel sperma di dalam jangka waktu selama masa subur, maka sel telur matang tersebut akan kemudian bergerak turun sampai menuju ke rahim. Lalu setelah tiba di rahim, maka sel telur yang telah dibuahi tersebut akan tinggal dan tertanam di dalam lapisan rahim lalu berkembang hingga menjadi embrio atau calon janin. Proses pembuahan ini sangat penting bagi pasangan yang sedang merencanakan untuk program kehamilan

Cara Menghitung Saat Masa Subur Wanita

Kalender masa subur akurat dan cukup mudah patokannya, yakni akan terjadi setelah masa haid. Tapi masih cukup banyak wanita yang kebingungan menghitungnya. Ada juga yang bertanya mengenai kalender masa subur untuk mendapatkan anak laki-laki. Hal ini sebenarnya kurang tepat karena masa subur tak ada kaitannya dengan jenis kelamin sang calon jabang bayi. Kalender masa subur 

digunakan untik mengetahui waktu tepat saat ovulasi atau masa subur. 

Bagi wanita yang memiliki siklus bulanan berjangka 28 hari maka kalender masa subur wanita setelah haid atau masa ovulasinya akan terjadi sekitar 12 hari hingga 14 hari sebelum hari pertama haid di periode mestruasi berikutnya, sebagian besar wanita akan mengalami masa subur atau ovulasi tersebut sekitar hari ke 11 dan hari ke 21 dari masa siklus haidnya. Bagi wanita yang mempunyai siklus haid berjangka pendek, yaitu misalnya dalam waktu 22 hari, maka  kemungkinan akan mengalami masa subur atau ovulasi tersebut pada beberapa hari saja setelah saat haidnya berakhir. Meskipun demikian ovulasi tidak selalu terjadi pada hari yang sama pada tiap bulannya. 

Kalender masa subur wanita agar cepat hamil ini dapat digunakan untuk membantu menentukan waktu yang tepat saat mulai menggunakan alat tes ovulasi atau fertility track ataupun alat prediksi masa subur agar tidak sia-sia pemakaiannya dan mendapatkan hasil yang lebih akurat. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *