Cara Mudah Membuat Sertifikat Tanah, Bisa Langsung Dicoba!

Apa yang terlintas di pikiran anda ketika mendengar sertifikat tanah?

Saya sih biasanya mengartikan sertifikat tanah itu sebagai dokumen mahal. Bagaimana tidak? Proses kita mendaftarkan untuk penguasaan atas tanah yang kita miliki saja harus mengeluarkan biaya. Tentunya, ada keuntungan juga ketika memiliki sertifikat tanah ini, salah satunya menaikan nilai tanah.

Keuntungan Sertifikat Tanah

Kenapa sih kamu butuh mendaftarkan tanah milikmu? Karena akan banyak manfaat atau keuntungan yang akan kamu dapatkan ketika kamu sudah mendaftarkan tanahmu ke dalam bentuk sertifikat. Diantaranya:

  • Menambah nilai jual tanah yang kamu miliki.
  • Membuktikan secara sah kepemilikan atas nama kamu.
  • Tercatat di Badan Pertanahan Nasional.
  • Memudahkan untuk melakukan identifikasi terkait luas tanah yang dimiliki.
  • dapat menjadi jaminan/ gadai sertifikat tanah.

Syarat Pendaftaran Sertifikat Tanah

Bagi kamu yang ingin mengurus untuk pendaftaran sertifikat, sebaiknya siapkan persyaratan berikut untuk mempermudah proses pendaftarannya:

  1. Siapkan kartu identitas,  KTP dan KK;
  2. fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak atau NPWP;
  3. surat pelunasan pajak bumi dan bangunan per tahun; 
  4. sertifikat asli hak guna bangunan;
  5. akta jual beli;
  6. fotokopi dari surat IMB;
  7. surat pernyataan kepemilikan lahan.

Langkah-Langkah Membuat Sertifikat Tanah

Jika kamu sudah menyiapkan dokumen-dokumen pendukung persyaratan, maka kamu bisa memasuki langkah selanjutnya, yaitu membuat sertifikat tanah. Kalau kamu masih bingung cara membuat sertifikat tanah, yuk kamu bisa simak langkah-langkah berikut:

  1. Datang ke Badan Pertanahan Nasional (BPN), ini adalah tahap awal untuk membuat sertifikat tanah. Anda dapat mempersiapkan dan membawa semua dokumen dan syarat yang berlaku, setelah itu  datang ke loket bagian pelayanan sertifikat tanah. 
  2. Selanjutnya, anda akan diminta untuk mengisi formulir serta melakukan verifikasi dokumen. Setelah itu, anda akan memperoleh Surat Tanda Terima Dokumen dan juga  Surat Perintah Setor yang kemudian harus bayar. 
  3. Lakukan pengukuran serta pendaftaran sertifikat tanah.
  4. Setelah itu, membayar biaya pengukuran tanah serta pendaftaran sertifikat tanah.
  5. Jika sudah memperoleh permohonan untuk membuat sertifikat, petugas dari bagian BPN akan melakukan pengukuran tanah serta  memasang tanda untuk  batas tanah. Pada proses ini, wajib menghadirkan saksi, yaitu tentu saja  anda sendiri. Hasil dari pengukurannya akan diproses serta dilanjutkan ke kantor BPN.
  6. Mendapatkan Surat Keputusan Hak Tanah.

Mudah bukan? Tunggu apalagi, daftarkan tanahmu untuk mendapatkan sertifikat tanah segera.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *