<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Antik Media &#187; Al Islam</title>
	<atom:link href="http://antik.web.id/category/al-islam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://antik.web.id</link>
	<description>Read &#38; Write, Start &#38; Action</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Jun 2010 17:17:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Larutan Penyegar Hati</title>
		<link>http://antik.web.id/larutan-penyegar-hati/</link>
		<comments>http://antik.web.id/larutan-penyegar-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 May 2010 10:30:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antik.web.id/?p=299</guid>
		<description><![CDATA[Aku bukan tak ingin kaya. Juga tak ingin hidup miskin. Aku hanya ingin memilih selalu hidup sederhana. Aku ingin menjadi orang biasa. Biarlah rumah kami begini, apa adanya, asal keluargaku dapat berteduh dan beristirahat, terhindar dari panasnya matahari dan basahnya &#8230; <a href="http://antik.web.id/larutan-penyegar-hati/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div align="right" style="float:right;padding:0px 0px 5px 5px;"><a name="fb_share" type="button_count" share_url="http://antik.web.id/larutan-penyegar-hati/"></a></div><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fantik.web.id%2Flarutan-penyegar-hati%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fantik.web.id%2Flarutan-penyegar-hati%2F&amp;source=a_wiseso&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Aku bukan tak ingin kaya.<br />
Juga tak ingin hidup miskin.<br />
Aku hanya ingin memilih selalu hidup sederhana.<br />
Aku ingin menjadi orang biasa.</p>
<p>Biarlah rumah kami begini, apa adanya, asal keluargaku dapat berteduh dan beristirahat, terhindar dari panasnya matahari dan basahnya hujan. Rumah model kampung dan tak mengikuti tren arsitektur terbaru. Tak harus mewah, tak harus terlihat indah dan artistik.</p>
<p>Aku malu pada Rasul yang hanya tidur di atas tikar kasar tiap harinya, sementara di rumahku tersedia kasur spring bed yang kadang terlalu memanjakan penggunanya sehingga terlambat sholat berjamaah.</p>
<p>Aku malu pada Syekh Ali Ghuraisyah, yang hanya menjadikan krak botol minuman yang ditutup sehelai kain lusuh untuk meja dan kursi tamunya. Sementara di rumahku ada beberapa kursi, meskipun kuno dan bukan sofa, yang cukup enak diduduki.</p>
<p>Aku malu pada Usamah, yang tak memiliki satu buah furnitur pun di rumah keempat istrinya, sementara untuk amal sosial dengan mudah dia akan mengeluarkan cek senilai ratusan juta dollar.</p>
<p>Mereka bukan orang miskin, tapi mereka adalah orang-orang yang memilih untuk hidup sederhana.<span id="more-299"></span></p>
<p>Aku takut berlimpahnya harta akan menyilaukan mata dan hatiku.<br />
Takut nyamannya rumah dan kendaraan membuatku tak lagi mampu meletakkan harta di tangan, tapi telah jauh meracuni hatiku.<br />
Dan aku sungguh takut dengan ujian harta ini.</p>
<p>Biarlah kendaraan kami biasa saja, sepeda motor yang sudah cukup berumur dan mobil kuno 1990-an yang sudah berkarat di beberapa sisinya. Asal dengan itu telah mampu membantuku beraktivitas dan menghemat banyak hal dalam perjalanan.</p>
<p>Aku malu pada Rasul dan Abu Bakar, yang menempuh perjalanan Makkah-Madinah dengan berjalan kaki, padahal mudah bagi beliau untuk meminta diperjalankan oleh Allah dengan Buraq sekalipun.</p>
<p>Aku malu pada Syekh Hasan Al-Banna &amp; Syaikh Umar Tilmisani, yang lebih memilih naik kereta kelas ekonomi untuk berdakwah di seantero Mesir, meski secara finansial sangat mampu untuk naik kereta kelas di atasnya.</p>
<p>Aku malu pada pemuda Taufiq Wa’i, yang tak mau hanya sekedar naik taxi seperti saran bunda Zainab Al-Ghazali, karena khawatir tak mampu menyikapi fasilitas itu dengan benar.</p>
<p>Biarlah kemana-mana aku ingin naik angkutan umum kelas ekonomi, selagi fisik mampu diajak berkompromi. Bukan naik taxi atau kelas eksekutif. Bukan karena sayang mengeluarkan uang, tapi sungguh bersama orang-orang berbagai tipe di kelas ekonomi itu, banyak pelajaran yang dapat kuambil, dan itu mampu melembutkan hati.</p>
<p>Biarlah aku memiliki baju secukupnya saja, tak harus mengikuti model terbaru. Yang penting masih utuh dipakai dan cukup pantas dilihat orang. Aku takut menjadi penganut paham materialis, berburu berbagai koleksi baju, kerudung, tas, alat tulis, perlengkapan elektronik&#8230; bukan karena perlu tapi hanya sekedar ingin.</p>
<p>Aku malu pada khalifah kelima, Umar bn Abdul Aziz, yang setelah menjadi khalifah justru memilih jenis pakaian yang paling kasar dan paling murah pada pedagang yang sama, hingga membat takjub si pedagang karena sebelumnya sang Umar adalah seorang yang sangat memperhatikan penampilan.</p>
<p>Aku bahagia, saat melihat pak NN dengan istri dan ke-6 anaknya yang kecil-kecil dapat berteduh di salah satu rumah kami tanpa bayar sejak 8 tahun lalu. Jujur, melihat kehidupan perekonomian mereka yang makin membaik, kadang tergoda untuk mulai menerapkan prinsip ’profesional’ dengan perjanjian sewa.</p>
<p>Tapi, Astaghfirul-Lah.. kembali kutepis keinginan itu. Mungkin, justru lewat wasilah doa-doa tulus pak NN-lah, Allah selalu memberikan rezki yang berlebih padaku dan keluarga. Ya Rabb, biarkanlah rumah itu menjadi ladang amal pintu pembuka rahmatMu bagi kami.</p>
<p>Aku bahagia, meski piutang-piutang kami untuk berbagai keperluan pada beberapa orang tak kunjung terbayarkan sampai berbilang tahun bahkan berpuluh tahun. Aku pun tak ingat lagi persis jumlah nominalnya. Aku percaya, mereka semua bukan tak mau membayar, tapi belum mampu membayar.</p>
<p>Tentu mereka malu untuk tiap waktu hanya menghubungi lalu mohon maaf dan meminta penangguhan waktu pembayaran. Mereka juga manusia, yang memiliki izzah. Biarlah, mungkin mereka butuh waktu. Mungkin Allah sedang mengajarkan arti ikhlas pada kami. Biarlah, kalau memang ternyata sampai nanti pun tak mampu terbayarkan, Allah yang akan menggantinya dengan yang lebih baik. Insya Allah&#8230;.</p>
<p>Bahkan, mungkin dari mulut-mulut merekalah, teman-teman yangn membutuhkan itu, meluncur doa-doa ikhlas untuk kami sekeluarga, yang langsung didengar Allah di Arsy sana, hingga Allah berikan kemudahan rizki pada kami.</p>
<p>Aku ingat, salah seorang teman yang sudah cukup lama berhutang sekian juta, demi mengetahui bahwa aku akan menunaikan ibadah haji beberapa tahun lalu, dia mengirim sms: &#8220;Semoga hajimu mabrur ya Ning. Jangan lupa aku titip doa, doakan aku agar semua masalahku terangkat, kehidupanku menjadi lebih baik, dan aku dapat segera menunaikan kewajibanku pada kalian yang sudah tertunda sekian tahun.</p>
<p>Aku malu sebetulnya bicara begini. Tapi aku tahu, kalian bisa menerima dengan lapang&#8221;.<br />
Hiks, sungguh aku terharu dan menetes air mataku membaca sms itu.</p>
<p>Sayup-sayup, kudengar refrain nasyid Antara Dua Cinta-nya Raihan</p>
<p>Tuhan, leraikanlah dunia<br />
yang mendiam di dalam hatiku<br />
karena disitu tidak ku mampu<br />
mengumpul dua cinta<br />
Hanya cintaMu, kuharap tumbuh<br />
diibajai bangkai dunia yang kubunuh &#8230;</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>di ambil dari Facebook Yusuf Mansur Network</p>
h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://antik.web.id/larutan-penyegar-hati/" title="arti diibajai">arti diibajai</a> (1)</li><li><a href="http://antik.web.id/larutan-penyegar-hati/" title="diibajai">diibajai</a> (1)</li><li><a href="http://antik.web.id/larutan-penyegar-hati/" title="larutan penyegar">larutan penyegar</a> (1)</li><li><a href="http://antik.web.id/larutan-penyegar-hati/" title="larutan penyegar wikipedia">larutan penyegar wikipedia</a> (1)</li><li><a href="http://antik.web.id/larutan-penyegar-hati/" title="syaikh fikkar">syaikh fikkar</a> (1)</ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.305 ms --><h3  class="related_post_title">Artikel Terkait</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://antik.web.id/lebih-hebat-dari-berzina/" title="LEBIH HEBAT DARI BERZINA!!!">LEBIH HEBAT DARI BERZINA!!!</a></li><li><a href="http://antik.web.id/rumus-praktis-mudah-menghafal-al-qur%e2%80%99an/" title="RUMUS MENGHAFAL AL QUR’AN">RUMUS MENGHAFAL AL QUR’AN</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antik.web.id/larutan-penyegar-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>LEBIH HEBAT DARI BERZINA!!!</title>
		<link>http://antik.web.id/lebih-hebat-dari-berzina/</link>
		<comments>http://antik.web.id/lebih-hebat-dari-berzina/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 18:37:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antik.web.id/2009/12/lebih-hebat-dari-berzina/</guid>
		<description><![CDATA[Pada suatu senja yang lenggang, terlihat seorang wanita berjalan terhuyung-huyung. Pakaiannya yang serba hitam menandakan bahwa ia berada dalam duka cita yang mencekam. Kerudungnya menangkup rapat hampir seluruh wajahnya. Tanpa rias muka atau perhiasan menempel di tubuhnya. Kulit yang bersih, &#8230; <a href="http://antik.web.id/lebih-hebat-dari-berzina/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div align="right" style="float:right;padding:0px 0px 5px 5px;"><a name="fb_share" type="button_count" share_url="http://antik.web.id/lebih-hebat-dari-berzina/"></a></div><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fantik.web.id%2Flebih-hebat-dari-berzina%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fantik.web.id%2Flebih-hebat-dari-berzina%2F&amp;source=a_wiseso&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Pada suatu senja yang lenggang, terlihat seorang wanita berjalan terhuyung-huyung. Pakaiannya yang serba hitam menandakan bahwa ia berada dalam duka cita yang mencekam. Kerudungnya menangkup rapat hampir seluruh wajahnya. Tanpa rias muka atau perhiasan menempel di tubuhnya. Kulit yang bersih, badan yang ramping dan roman mukanya yang ayu, tidak dapat menghapus kesan kepedihan yang tengah meruyak hidupnya. Ia melangkah terseret-seret mendekati kediaman rumah Nabi Musa a.s.</p>
<p>Diketuknya pintu pelan-pelan sambil mengucapkan salam. Maka terdengarlah ucapan dari dalam &#8220;Silakan masuk&#8221;. Perempuan cantik itu lalu berjalan masuk sambil kepalanya terus merunduk. Air matanya berderai tatkala ia berkata, &#8220;Wahai Nabi Allah. Tolonglah saya, Doakan saya agar Tuhan berkenan mengampuni dosa keji saya.&#8221; &#8220;Apakah dosamu wahai wanita ayu?&#8221; tanya Nabi Musa as terkejut. &#8220;Saya takut mengatakannya.&#8221; jawab wanita cantik. &#8220;Katakanlah jangan ragu-ragu!&#8221; desak Nabi Musa. Maka perempuan itupun <span id="more-93"></span>terpatah bercerita, &#8220;Saya &#8230;&#8230;telah berzina.&#8221; Kepala Nabi Musa terangkat, hatinya tersentak.</p>
<p>Perempuan itu meneruskan, &#8220;Dari perzinaan itu saya pun&#8230;&#8230;lantas hamil. Setelah anak itu lahir, langsung saya&#8230;&#8230;. cekik lehernya sampai&#8230;&#8230;tewas&#8221;, ucap wanita itu seraya menagis sejadi-jadinya. Nabi musaberapi-api matanya. Dengan muka berang ia menghardik,&#8221; Perempuan bejad, enyah kamu dari sini! Agar siksa Allah tidak jatuh ke dalam rumahku karena perbuatanmu. Pergi!&#8221;&#8230;teriak Nabi Musa sambil memalingkan mata karena jijik.</p>
<p>Perempuan berewajah ayu dengan hati bagaikan kaca membentur batu, hancur luluh segera bangkit dan melangkah surut. Dia terantuk-antuk ke luar dari dalam rumah Nabi Musa. Ratap tangisnya amat memilukan. Ia tak tahu harus kemana lagi hendak mengadu. Bahkan ia tak tahu mau di bawa kemana lagi kaki-kakinya. Bila seorang Nabi saja sudah menolaknya, bagaimana pula manusia lain bakal menerimanya? Terbayang olehnya betapa besar dosanya, betapa jahat perbuatannya. Ia tidak tahu bahwa sepeninggalnya, Malaikat Jibril turun mendatangi Nabi Musa. Sang Ruhul Amin Jibril lalu bertanya, &#8220;Mengapa engkau menolak seorang wanita yang hendak bertobat dari dosanya? Tidakkah engkau tahu dosa yang lebih besar daripadanya?&#8221; Nabi Musa terperanjat. &#8220;Dosa apakah yang lebih besar dari kekejian wanita pezina dan pembunuh itu?&#8221; Maka Nabi Musa dengan penuh rasa ingin tahu bertanya kepada Jibril.</p>
<p>&#8220;Betulkah ada dosa yang lebih besar dari pada perempuan yang nista itu?&#8221; &#8220;Ada!&#8221; jawab Jibril dengan tegas. &#8220;Dosa apakah itu?&#8221; tanya Musa kian penasaran. &#8220;Orang yang meninggalkan sholat dengan sengaja dan tanpa menyesal. Orang itu dosanya lebih besar dari pada seribu kali berzina&#8221;.</p>
<p>Mendengar penjelasan ini Nabi Musa kemudian memanggil wanita tadi untuk menghadap kembali kepadanya. Ia mengangkat tangan dengan khusuk untuk memohonkan ampunan kepada Allah untuk perempuan tersebut.</p>
<p>Nabi Musa menyadari, orang yang meninggalkan sembahyang dengan sengaja dan tanpa penyesalan adalah sama saja seperti berpendapat bahwa sembahyang itu tidak wajib dan tidak perlu atas dirinya. Berarti ia seakan-akan menganggap remeh perintah Tuhan, bahkan seolah-olah menganggap Tuhan tidak punya hak untuk mengatur dan memerintah hamba-Nya. Sedang orang yang bertobat dan menyesali dosanya dengan sungguh-sungguh berarti masih mempunyai iman didadanya dan yakin bahwa Allah itu berada di jalan ketaatan kepada-Nya. Itulah sebabnya Tuhan pasti mau menerima kedatangannya.</p>
<p>Dikutip dari buku 30 kisah teladan &#8211; KH &gt; Abdurrahman Arroisy) Dalam hadist Nabi SAW disebutkan : Orang yang meninggalkan sholat lebih besar dosanya dibanding dengan orang yang membakar 70 buah Al-Qur&#8217;an, membunuh 70 nabi dan bersetubuh dengan ibunya di dalam Ka&#8217;bah.</p>
<p>Dalam hadist yang lain disebutkan bahwa orang yang meninggalkan sholat sehingga terlewat waktu, kemudian ia mengqadanya, maka ia akan disiksa dalam neraka selama satu huqub. Satu huqub adalah delapan puluh tahun. Satu tahun terdiri dari 360 hari, sedangkan satu hari di akherat perbandingannya adalah seribu tahun di dunia.</p>
<p>Demikianlah kisah Nabi Musa dan wanita pezina dan dua hadist Nabi, mudah-mudahan menjadi pelajaran bagi kita dan timbul niat untuk melaksanakan kewajiban sholat dengan istiqomah.</p>
<p>Tolong sebarkan kepada saudara-saudara kita yang belum mengetahui.</p>
<h3  class="related_post_title">Artikel Terkait</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://antik.web.id/larutan-penyegar-hati/" title="Larutan Penyegar Hati">Larutan Penyegar Hati</a></li><li><a href="http://antik.web.id/rumus-praktis-mudah-menghafal-al-qur%e2%80%99an/" title="RUMUS MENGHAFAL AL QUR’AN">RUMUS MENGHAFAL AL QUR’AN</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antik.web.id/lebih-hebat-dari-berzina/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>RUMUS MENGHAFAL AL QUR’AN</title>
		<link>http://antik.web.id/rumus-praktis-mudah-menghafal-al-qur%e2%80%99an/</link>
		<comments>http://antik.web.id/rumus-praktis-mudah-menghafal-al-qur%e2%80%99an/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Dec 2009 15:05:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Qur'an]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antik.web.id/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[RUMUS PRAKTIS MUDAH MENGHAFAL AL QUR’AN Jumlah Hafalan / Hari PREDIKSI SELESAI TAHFIZH AL QUR’AN TAHUN BULAN HARI 1 ayat 17 7 9 2 ayat 8 9 18 3 ayat 5 10 13 4 ayat 4 4 24 5 ayat &#8230; <a href="http://antik.web.id/rumus-praktis-mudah-menghafal-al-qur%e2%80%99an/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div align="right" style="float:right;padding:0px 0px 5px 5px;"><a name="fb_share" type="button_count" share_url="http://antik.web.id/rumus-praktis-mudah-menghafal-al-qur%e2%80%99an/"></a></div><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fantik.web.id%2Frumus-praktis-mudah-menghafal-al-qur%25e2%2580%2599an%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fantik.web.id%2Frumus-praktis-mudah-menghafal-al-qur%25e2%2580%2599an%2F&amp;source=a_wiseso&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p align="center"><strong>RUMUS PRAKTIS MUDAH MENGHAFAL AL QUR’AN</strong></p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="4" width="100%">
<col width="64*"></col>
<col width="64*"></col>
<col width="64*"></col>
<col width="64*"></col>
<tbody>
<tr valign="top">
<td rowspan="2" width="25%">
<p align="center"><strong>Jumlah Hafalan / Hari</strong></p>
</td>
<td colspan="3" width="75%">
<p align="center"><strong>PREDIKSI SELESAI TAHFIZH AL QUR’AN</strong></p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="25%">
<p align="center"><strong>TAHUN</strong></p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center"><strong>BULAN</strong></p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center"><strong>HARI</strong></p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="25%">
<p align="center">1 ayat</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">17</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">7</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">9</p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="25%">
<p align="center">2 ayat</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">8</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">9</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">18</p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="25%">
<p align="center">3 ayat</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">5</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">10</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">13</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span id="more-87"></span><br />
<span id="more-2486"> </span></p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="4" width="100%">
<col width="64*"></col>
<col width="64*"></col>
<col width="64*"></col>
<tbody>
<tr valign="top">
<td width="25%">
<p align="center">4 ayat</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">4</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">4</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">24</p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="25%">
<p align="center">5 ayat</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">3</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">6</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">7</p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="25%">
<p align="center">6 ayat</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">2</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">11</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">4</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="4" width="100%">
<col width="64*"></col>
<col width="64*"></col>
<col width="64*"></col>
<col width="64*"></col>
<tbody>
<tr valign="top">
<td width="25%">
<p align="center">7 ayat</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">2</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">6</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">3</p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="25%">
<p align="center">8 ayat</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">2</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">2</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">12</p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="25%">
<p align="center">9 ayat</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">1</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">11</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">12</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="4" width="100%">
<col width="64*"></col>
<col width="64*"></col>
<col width="64*"></col>
<col width="64*"></col>
<tbody>
<tr valign="top">
<td width="25%">
<p align="center">10 ayat</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">1</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">9</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">3</p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="25%">
<p align="center">11 ayat</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">1</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">7</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">6</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="4" width="100%">
<col width="64*"></col>
<col width="64*"></col>
<col width="64*"></col>
<col width="64*"></col>
<tbody>
<tr valign="top">
<td width="25%">
<p align="center">12 ayat</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">1</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">5</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">15</p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="25%">
<p align="center">13 ayat</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">1</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">4</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">6</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="4" width="100%">
<col width="64*"></col>
<col width="64*"></col>
<col width="64*"></col>
<col width="64*"></col>
<tbody>
<tr valign="top">
<td width="25%">
<p align="center">14 ayat</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">1</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">3</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">-</p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="25%">
<p align="center">15 ayat</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">1</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">2</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">1</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="4" width="100%">
<col width="64*"></col>
<col width="64*"></col>
<col width="64*"></col>
<col width="64*"></col>
<tbody>
<tr valign="top">
<td width="25%">
<p align="center">16 ayat</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">1</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">1</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">6</p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="25%">
<p align="center">17 ayat</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">1</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">-</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">10</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="4" width="100%">
<col width="64*"></col>
<col width="64*"></col>
<col width="64*"></col>
<col width="64*"></col>
<tbody>
<tr valign="top">
<td width="25%">
<p align="center">18 ayat</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">-</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">11</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">19</p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="25%">
<p align="center">19 ayat</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">-</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">11</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">1</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="4" width="100%">
<col width="64*"></col>
<col width="64*"></col>
<col width="64*"></col>
<col width="64*"></col>
<tbody>
<tr valign="top">
<td width="25%">
<p align="center">½ lembar</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">3</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">4</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">24</p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="25%">
<p align="center">1 lembar</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">-</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">10</p>
</td>
<td width="25%">
<p align="center">6</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>sumber &gt;&gt; <a href="http://salafiyunpad.wordpress.com/2009/07/28/rumus-praktis-mudah-menghafal-al-quran/" target="_blank">http://salafiyunpad.wordpress.com/2009/07/28/rumus-praktis-mudah-menghafal-al-quran/</a></p>
<p>Cara membaca tablenya begini kalau belum paham : Jika kalian rutin setiap hari menghafal 1 ayat maka dalam kurun waktu 17 tahun 7 bulan 9 hari kalian akan bisa menghafal al-qur&#8217;an. Jika 1 lembar/hari maka dalam kurun waktu 10 bulan 6 hari kalian bisa menghafal al-qur&#8217;an. Insya Allah</p>
<p>Semoga bermanfaat nih untuk saya ataupun kalian yang ingin menghafal al-qur&#8217;an <img src='http://antik.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<h3  class="related_post_title">Artikel Terkait</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://antik.web.id/larutan-penyegar-hati/" title="Larutan Penyegar Hati">Larutan Penyegar Hati</a></li><li><a href="http://antik.web.id/lebih-hebat-dari-berzina/" title="LEBIH HEBAT DARI BERZINA!!!">LEBIH HEBAT DARI BERZINA!!!</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antik.web.id/rumus-praktis-mudah-menghafal-al-qur%e2%80%99an/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>dzikir</title>
		<link>http://antik.web.id/dzikir/</link>
		<comments>http://antik.web.id/dzikir/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2009 23:57:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al Islam]]></category>
		<category><![CDATA[dzikir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antik.web.id/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Tadi subuh setelah sahur dengerin ceramah singkat Usd.Jefry Albukhari disalah satu stasiun televisi, Usd.Jefry nyanyiin itu dzikir n enak banget di dengernya. Kira-kira ada mp3 nya ga ya? namanya dzikir apa ya itu? kalau ada yang tau mau dunk link &#8230; <a href="http://antik.web.id/dzikir/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div align="right" style="float:right;padding:0px 0px 5px 5px;"><a name="fb_share" type="button_count" share_url="http://antik.web.id/dzikir/"></a></div><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fantik.web.id%2Fdzikir%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fantik.web.id%2Fdzikir%2F&amp;source=a_wiseso&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p style="text-align: justify;">Tadi subuh setelah sahur dengerin ceramah singkat Usd.Jefry Albukhari disalah satu stasiun televisi, Usd.Jefry nyanyiin itu dzikir n enak banget di dengernya. Kira-kira ada mp3 nya ga ya? namanya dzikir apa ya itu? kalau ada yang tau mau dunk link downloadnya?! Setelah serching di <a href="http://google.co.id">Google</a> dengan mengetikkan beberapa lirik yang saya denger tadi subuh, langsung ketemu deh lirik lengkapnya.. Seperti ini liriknya :</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Allahul kaafii, Rabbunal Kaafi, Qashadnal Kaafii, Wajadnal Kaafii, Li Kullin Kaafii, Kafaanal Kaafii, Wani&#8217;mal Kaafii, Alhamdulillaah. Hasbunallaahu Wa Ni&#8217;mal Wakiil Wa Ni&#8217;mal Maulaa Wa Ni&#8217;man Nashiir. Wa Kafallaahul Mukminiinal Qitaal. Hasbi Allahu La Ilaha Illahu &#8216;Alaihi Tawakkaltu Wa Hua Rabbul Arsyil &#8216;Aziim.</p>
<p style="text-align: justify;">Allah Yang mencukupkan ku, Tuhan Kami Yang mencukupkan, kami hanya kepada mu yang mencukupkan, Telah kami mendapati kecukupan, Bagi setiap yang mencukupi, Telah cukuplah kami dengan kecukupan dan nikmat yang mencukup, Segala puji bagi Allah. Semoga Allah memelihara kami dan nikmat pergantungan dan nikmat melindungi dan nikmat pertolongan. Dan Allahlah yang memberi kecukupan kepada orang-orang mukmin yang berperang/syahid. Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepadaNya aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki &#8216;Arasy Yang Agung</p>
</blockquote>
<p>ada tidak mp3 dzikir ini? minta link downloadnya ya! <img src='http://antik.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://antik.web.id/dzikir/" title="Hasbi Allahu La Ilaha Illahu Alaihi Tawakkaltu Wa Hua Rabbul">Hasbi Allahu La Ilaha Illahu Alaihi Tawakkaltu Wa Hua Rabbul</a> (2)</li><li><a href="http://antik.web.id/dzikir/" title="Allahul kaafii">Allahul kaafii</a> (2)</li><li><a href="http://antik.web.id/dzikir/" title="Allahul kaafii Rabbunal Kaafi Qashadnal Kaafii Wajadnal Kaafii Li Kullin Kaafii Kafaanal Kaafii Wanimal Kaafii Alhamdulillaah">Allahul kaafii Rabbunal Kaafi Qashadnal Kaafii Wajadnal Kaafii Li Kullin Kaafii Kafaanal Kaafii Wanimal Kaafii Alhamdulillaah</a> (2)</li><li><a href="http://antik.web.id/dzikir/" title="makna allaahul kaafii rabbunal kaafill qashadnal kaafii wajadnal kaafii li kullin kaafii kafaaqnal kaafii wa nimal kaafii al hamdu lillaah">makna allaahul kaafii rabbunal kaafill qashadnal kaafii wajadnal kaafii li kullin kaafii kafaaqnal kaafii wa nimal kaafii al hamdu lillaah</a> (2)</li><li><a href="http://antik.web.id/dzikir/" title="kaafii">kaafii</a> (1)</li><li><a href="http://antik.web.id/dzikir/" title="lirik jikir ustad jefri al bukari">lirik jikir ustad jefri al bukari</a> (1)</li><li><a href="http://antik.web.id/dzikir/" title="maksud Allahul kaafi">maksud Allahul kaafi</a> (1)</li><li><a href="http://antik.web.id/dzikir/" title="mp3 dzikir">mp3 dzikir</a> (1)</li><li><a href="http://antik.web.id/dzikir/" title="zikir dari ustad jefri">zikir dari ustad jefri</a> (1)</li><li><a href="http://antik.web.id/dzikir/" title="zikir sahur mp3">zikir sahur mp3</a> (1)</ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 2.914 ms --><h3  class="related_post_title">Artikel Terkait</h3><ul class="related_post"><li>No Related Posts</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antik.web.id/dzikir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Marhaban Ya Ramadhan</title>
		<link>http://antik.web.id/marhaban-ya-ramadhan/</link>
		<comments>http://antik.web.id/marhaban-ya-ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2009 03:22:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antik.web.id/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Bulan suci Ramadhan tahun 2009 ini telah tiba atau tepatnya pada 1430 H. Alhamdulillah Allah masih mempertemukan hamba-hamba nya di dunia ini untuk menjalankan ibadah pada bulan yang penuh Rahmat dan Ampunan Nya. Puasa hari pernama saya ini tentu nya &#8230; <a href="http://antik.web.id/marhaban-ya-ramadhan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div align="right" style="float:right;padding:0px 0px 5px 5px;"><a name="fb_share" type="button_count" share_url="http://antik.web.id/marhaban-ya-ramadhan/"></a></div><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fantik.web.id%2Fmarhaban-ya-ramadhan%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fantik.web.id%2Fmarhaban-ya-ramadhan%2F&amp;source=a_wiseso&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Bulan suci Ramadhan tahun 2009 ini telah tiba atau tepatnya pada 1430 H. Alhamdulillah Allah masih mempertemukan hamba-hamba nya di dunia ini untuk menjalankan ibadah pada bulan yang penuh Rahmat dan Ampunan Nya. Puasa hari pernama saya ini tentu nya akan terdapat aktivitas-aktivitas yang setiap harinya saya lakukan. *tetep semangat! Minimal hari ini saya harus berbuat baik, untuk diri sendiri ataupun orang lain. Ayo banyak-banyak beribadah. Semoga Allah memberikan ampunan dan juga rizkinya di bulan ini. Amin.</p>
<h3  class="related_post_title">Artikel Terkait</h3><ul class="related_post"><li>No Related Posts</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antik.web.id/marhaban-ya-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.407 seconds -->
